Perintah dasar alias ‘Command’ pada GNU/Linux dijalankan di sebuah terminal shell yang sering dikenal oleh user Open Source sebagai “TERMINAL”. Terminal atau console ini dikenal dengan istilah Command Line Interface (CLI) yang bisa dibuka dengan cara klik menu Applications → Accessories → Terminal. Tapi buat yang nggak kepengen repot bisa juga buka akses terminal dengan kombinasi Shortcut Keys CTRL - ALT – T (Ubuntu).
Disini akan kembali dijelasin perintah – perintah dasar. Jika anda menemui (root), maka dalam setiap perintah yang anda ketikan harus ditambahi sudo untuk mengakses ke root sistem OK then, here we go…
1.
cat
Dalam sebuah terminal/console, perintah ini penting banget buat nampilin isi file (
no edit) ke sebuah output. Output tsb bisa berupa tampilan di layar ato menjadi sebuah file.
- cat test1.txt (buat nampilin isi file test1.txt ke layar)
- cat test1.txt >> test2.txt (mengopykan isi file test1.txt ke file test2.txt)
2.
cd (change directory)
Sesuai namanya, tugas perintah ini adalah buat nge-ganti direktori yang digunakan. Ada beberapa parameter yang perlu diperhatiin, singkat aja yang umum digunakan adalah sbb:
- cd /
- (‘/’ mempunyai arti sebagai root, jadi direktori yang aktif bakalan langsung pindah ke root *yg jelas kudu punya akses ke root*)
- cd <nama folder>
- (perintah ini bakal jadiin direktori yang aktif berubah jadi direktori yang kalian maksud)
- cd ..
- (perintah ini bakal ngebawa kalian anda kembali ke direktori diatasnya. *fungsinya mirip tombol Up di Windows*)
- cd ~
- (perintah ini bakal ngebawa kalian kedalemnya home directory *my documents kalo di windows*)
3.
cp (copy)
Copy file ini berfungsi untuk menyalin file dengan menggunakan 2 parameter input dan output file. Jadi ketika anda ingin melakukan copy dari satu tempat ke tempat lainya, anda juga harus memberi nama output. Nama input/output bisa berisi direktory atau nama file. Untuk keterangan lebih lanjut lihat dibawah :
- cp test1.txt test2.txt
- (menyalin file didirektori yang sama dengan nama berbeda)
- cp –i test1.txt test2.txt
- (dengan menggunakan parameter –i, *jadi kalo file test2.txt udah ada, maka bakalan ada konfirmasinya*)
- cp –dpr direktoriasal direktoritujuan
- (menyalin semua isi file di direktoriasal dan dicopy ke direktoritujuan)
4.
Ls (list files) & Dir
List file ini berguna buat nampilin isi dari direktori yang aktif, selain manfaatin perintah ls ini, kalian juga bisa make perintah dir buat menampilkan isi direktori.
- Ls
- Dir
- Ls –al
- `(menampilkan lengkap isi direktori, file permission, ownership, size, time and date stamp.)
5.
Mv (move & rename)
Perintah ini punya 2 fungsi, yaitu fungsi utamanya untuk memindahkan file/folder dan yang kedua buat merename atau mengganti nama sebuah file/folder.
- mv asal tujuan
- (memindakan file/folder asal ke tempat tujuan. Jika tempat tujuan berada dalam alamat yang sama maka akan dilakukan perintah buat nge-rename)
6.
Mkdir (make directory)
Seperti namanya, perintah ini dipake untuk membuat direktor atau sebuah folder.
7.
Rm (remove)
Perintah ini digunakan untuk melakukan remove terhadap file/folder.
8.
Pwd
Menampilkan alamat lengkap tentang direktori yang aktif.
9.
Adduser (root)
yang ini fungsinya untuk menambahkan user account pada sistem operasi. Setelah pembuatan user baru, kalian bakal diminta masukin password untuk user baru tersebut.
Teknisnya:
adduser nama_userbaru
10.
Userdel (root)
Perintah ini digunakan untuk menghapus user account yang udah ada. Tambahin –r buat nge-hapus folder /home atau my documents nya.
- Userdel <namauser>
- Userdel –r <namauser>
- (menghapus sekalian folder my documents)
11.
Passwd (root)
Perintah ini digunakan untuk mengganti password akun yang udah ada, bahkan bisa buat ganti password root. :p #IfYouKnowWhatIMean #Nakal
12.
apt-get (root)
kalo yang ini pasti dah pada tau, apt-get berfungsi untuk menginstal/meremove aplikasi/paket yang kita inginkan ke sistem operasi.
- apt-get install nama_paket
- apt-get remove nama_paket
13.
aptitude (root)
Secara garis besar, fungsinya sama persis kayak apt-get, perbedaanya pada saat melakukan remove program, aptitude ini akan menghapus semua komponen nggak berguna dari program yang dihapus nggak seperti apt-get. Tapi biasanya secara default, aptitude ini nggak disertakan dalam package linux. Jadi kalian kudu download dulu pake
apt-get install aptitude.
- aptitude install nama_paket
- aptitude remove nama_paket
14.
clear
ini kalo misalnya nulis command di terminal dah penuh dan bosen ngeliatnya, di”clear” aja langsung
12.
halt (root)
Halt ini berarti menghentikan kerja system yang berarti bakal menshut-down sistem kalian.
13.
Reboot (root)
Reboot atau
restart akan melakukan reboot terhadap komputer kalian.
14.
Man (manual)
Manual atau kata lainya adalah buku panduan bakal ngebantu kalian kalo kurang ngerti atau nggak hafal sama parameter lebih lanjut dari sebuah perintah di terminal linux. Untuk melakukan exit, tekan CTRL-Z
- man halt
- (menampilkan bantuan tentang perintah halt)
- man clear
- (menampilkan bantuan tentang perintah clear)
- man man
- (menampilkan bantuan tentang perintah man itu sendiri)
Gitu aja deh...
Moga - moga bisa membantu kalian semua yang pengen belajar LINUX/UNIX tapi ga ngarti command2nya...
Nggak susah kan? :3
Adios :D
-YKW-